Rayap adalah serangga kecil berwarna pucat yang hidup berkoloni dan memakan kayu serta kertas. Ia bekerja tersembunyi di dalam tanah atau kayu, sehingga kerusakan sering baru terlihat setelah parah.
Koloni
Hingga 1 juta
Koloni rayap tanah; jenis kayu kering biasanya kurang dari 1.000
Prajurit
3,3–6,2 mm
Dua jenis yang paling sering ditemukan di Jakarta
Paling rusak
Kusen pintu dan jendela
Komponen rumah dengan kerusakan tertinggi di Jakarta
Laron keluar
Petang atau malam
Sering setelah hujan, tertarik cahaya lampu
Ada dua kelompok yang paling sering merusak rumah. Jenis pertama bersarang di tanah, jenis kedua hidup seluruhnya di dalam kayu.
Saat peneliti memeriksa 57 lokasi permukiman di Jakarta, mereka menemukan empat jenis yang bersarang di tanah1. Jenis yang paling sering muncul ditemukan di 39 lokasi. Kerusakan tertinggi ada pada kusen pintu dan jendela, yaitu 49,1%1.
Di sebuah kompleks perumahan di Kabupaten Banjar, jenis kayu kering juga banyak menyerang kusen rumah warga2. Cara menangani kedua kelompok ini berbeda. Jadi, kenali dulu jejak yang ditinggalkannya.
Keduanya keluar beramai-ramai dan melepas sayap setelah terbang8. Bedanya terlihat dari antena, pinggang, dan sayapnya. Jadi, perhatikan ketiga bagian ini sebelum menyimpulkan.
Lorong tanah
Jalur tanah setipis pensil merambat dari lantai ke dinding, fondasi, atau kusen1.
Tumpukan sayap
Sayap laron berserakan di lantai atau ambang jendela di dalam rumah4.
Kayu berbunyi kopong
Kayu terdengar kosong saat diketuk, atau cat dan dinding menggelembung9.
Kotoran rayap
Tumpukan butiran kecil bersegi enam di lantai, di bawah kusen atau perabot, menandakan jenis kayu kering14.
Video rayap sedang kami siapkan
Sambil menunggu, kirim foto hama yang Anda temukan. Tim kami bantu mengenalinya.
Kenapa perlu dikendalikan
Serangga ini merusak kayu tanpa terlihat dari luar. Ia juga memakan kertas, buku, dan kain11. Di rumah-rumah di Jakarta, kerusakan tertinggi ada pada kusen, disusul arsip dan dokumen (42,1%)1.
Kerugian akibat rayap tidak kecil. Satu perkiraan yang dikutip dalam penelitian di Semarang menyebut kerugian pada perumahan di Indonesia mencapai sekitar Rp1,67 triliun15.
Karena bekerja tersembunyi, kerusakan sering baru diketahui saat sudah parah. Jadi, periksa kusen dan lemari secara rutin, terutama setelah laron muncul.
Sumber